Jumat, 28 April 2017

KAMU KEMBALI

“Jika wanginmu saja bisa
Memindahkan duniaku
Maka cintamu pasti bisa
Mengubah jalan hidupku

Cukup sekali saja aku pernah merasa
Betapa menyiksa kehilanganmu
Kau tak terganti kau yang slalu kunanti
Takkan kulepas lagi”


            Setelah beberapa hari ini semuanya terasa kembali seperti semula. Kamu yang kini sudah kembali. Kembali hadir dikehidupanku lagi. Sifat manjamu yang aku rindukan kini aku kembali melihatnya. Pesan-pesan singkatmu yang kembali memenuhi inbox handphoneku. Ucapan selamat pagi yang selalu menjadi pemasok semangatku di pagi hari. Dan aku wanita yang selalu bawel akan kesehatanmu yang jarang sekali kamu perhatikan. Kamu yang selalu membuatku bahagia kemudian menangis kemudian bahagia kembali dengan caramu sendiri.
            Terimakasih kamu sudah kembali disini. Disisiku. Aku bahagia semuanya telah kembali. Kamu yang selalu menjadi penyemangatku. Walaupun… mungkin sebagian orang banyak yang tidak setuju tentang kita. Bahkan sampai ada yang berani mengusik hubungan kita sampai pada akhirnya hubungan kita pernah hancur karena adanya orang ketiga. Tapi biarlah itu telah menjadi pelajaran untukmu dan untukku.
            Ketika aku memutuskan untuk kembali padamu, sempat ada keraguan tentang dirimu. Akankah ada air mata lagi setelah ini? Apakah kamu hanya ingin membuatku bahagia sementara? Aku takut suatu ketika kamu mengulang kesalahan yang sama. Kamu yang terus meyakini ku hingga kamu kehabisan cara sudah untuk kembali meyakiniku.”Harus dengan cara apalagi agar kamu yakin?” Tanyamu. Entahlah akupun bingung. Kataku dalam hati. Tapi kamu tidak berhenti begitu saja. Kamu terus meluluhkan benteng yang sempat aku bangun. Aku sudah berjanji pada diriku untuk menutup semua lembaran yang berhubungan denganmu. Tapi ternyata benteng itu mampu kamu hancurkan begitu saja. Hingga pada akhirnya aku pun luluh dan memutuskan untuk kembali padamu. “kita perbaiki dari awal yaa” katamu
            Bahagia bisa kembali bersamamu. Tapi… adakah hati yang terluka disini? Entahlah.. aku tidak terlalu memikirkan hal itu. Yang aku tau sekarang adalah kamu telah kembali menjadi milikku. Mungkin orang akan mengira bahwa aku adalah wanita bodoh. Masih mau menerima laki-laki yang sudah menghancurkan hatiku, laki-laki yang sudah membuatku menangis berkali-kali, wanita yang rela berbohong hanya untuk menutupi segala tentangmu di depan orang yang tidak setuju akan kita, terutama kepada sang pemilikku. Entah kapan aku kembali mendapat restu dari mereka.
            “Kali kedua pada yang sama”. Iyaa.. sepenggal lirik lagu raisa kali kedua yang selalu aku putar berkali-kali di playlist handphoneku kini. Salahkah jika kita kembali pada masa lalu? Bukan kembali pada masa lalu tepatnya. Hanya saja orangnya yang sama. Tepatnya memulainya dari awal dengan orang yang sama mungkin? Iya ini terdengar lebih cocok. Belajar dari kesalahan kemarin. Kenapa orang banyak mengejek kita? Apakah kita tidak layak untuk bahagia? Apakah salah jika kita memulainya kembali dari awal dan memperbaiki dari awal hubungan ini? Mungkin karena kata-kataku kemarin. Yang kataku aku tidak akan pernah kembali padamu bahkan tidak akan mungkin pernah bisa kembali padamu. Tapi kenyataannya kata dimulut bukan berarti kata di hati. Terkadang mereka sulit untuk di kondisikan. Mungkin orang beranggapan bahwa aku tidak mempunyai pendirian. Tidak pernah tegas dengan keputusan yang telah aku buat. Tapi… salahkah aku jika ingin kembali merajut kasih bersamamu?
            Bukannya setiap manusia pernah melakukan kesalahan? Apa salah jika diberikan kesempatan kedua? Kesempatan dimana untuk memperbaiki segalanya. Berjanji untuk tidak mengulangnya kembali. Terkadang.. ada yang harus kita dengar ada juga yang tidak harus kita dengar perkataan oranglain. Jika menurut kita itu baik lakukanlah sesuai dengan apa kata hati. Jika tidak tegaslah terhadap diri sendiri.
            Aku berharap.. semoga keputusanku untuk kembali padamu bukanlah hal yang salah. Tetapi memang benar kamu ingin memperbaiki semuanya. Dan tidak akan mengulang kesalahan yang sama lagi. Tidak akan ada orang ketiga lagi dihubungan kita. Aku berharap semakin berjalannya waktu sang pemilikku akan memberikan restu itu kembali. Semoga apa yang kita mimpikan bisa terwujud dan restu sang pemilikku bisa segera kita miliki lagi.

            



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KAMU KEMBALI

“Jika wanginmu saja bisa Memindahkan duniaku Maka cintamu pasti bisa Mengubah jalan hidupku Cukup sekali saja aku pernah merasa ...